Ngayah Tari Rejang WHDI Dalam Pujawali 19

Hampir setiap Pujawali di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, ibu – ibu WHDI Se-Jabodebabek khususnya dan WHDI Pusat umumnya melaksanakan ngayah menari. Pada Pujawali sebelumnya bahkan pernah dilaksanakan Lomba Tari Rejang.
Pada Pujawali 19 kali ini panitia tidak melaksanakan Lomba Tari. Namun akan mempersiapkan Ngayah Tari Rejang Renten di area Utama Mandala. Pentas tari rejang renteng ini akan dilaksanakan bertepatan pada hari Pujawali.
Dari informasi Panitia, di area madya mandala akan dilaksanakan Tari Rejeng Sari.
Sekilas Mengenai Tari Rejang Renteng
Tari Renjang Renteng adalah salah satu tarian sakral pada pujawali, istilah lainnya adalah Tari Wali. Dari informasi umum bahwa tari ini bisa dilaksanakan di utama mandala.
Pada saat ngayah tari ini akan dilaksanakanakan oleh ibu – ibu WHDI dan ibu – ibu perwakilan dari Bali. Jumlah semua penari nantinya sekitar 80 orang. Adapun pesertanya terdiri dari 20 orang WHDI DKI Jakarta, 20 orang WHDI Jawa Barat, 20 orang WHDI Banten, serta 20 orang ibu – ibu dari perwakilan Bali.
Ada yang unik dari penari kali ini yaitu pesertanya adalah ibu – ibu yang sudah berusia lebih dari 50 tahun. Dalam berbusana, dianjurkan menggunakan busana sederhana dengan tidak menggunakan hiasan bunga emas. Hiasan bunga yang boleh digunakan adalah bunga jepun yang asli dan segar.
